PEMBAGIAN ILMU

Definisi Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya

Kata ilmu dalam bahasa Arab “ilm”  yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Dalam kaitan penyerapan katanya, ilmu pengetahuan dapat berarti memahami suatu pengetahuan, dan ilmu sosial dapat berarti mengetahui masalah-masalah sosial, dan sebagainya.

Syarat-syarat ilmu

Berbeda dengan pengetahuan, ilmu merupakan pengetahuan khusus tentang apa penyebab sesuatu dan mengapa. Ada persyaratan ilmiah sesuatu dapat disebut sebagai ilmu. Sifat ilmiah sebagai persyaratan ilmu banyak terpengaruh paradigma ilmu-ilmu alam yang telah ada lebih dahulu.

1.Objektif.

Ilmu harus memiliki objek kajian yang terdiri dari satu golongan masalah yang sama sifat hakikatnya, tampak dari luar maupun bentuknya dari dalam. Objeknya dapat bersifat ada, atau mungkin ada karena masih harus diuji keberadaannya. Dalam mengkaji objek, yang dicari adalah kebenaran, yakni persesuaian antara tahu dengan objek, sehingga disebut kebenaran objektif; bukan subjektif berdasarkan subjek peneliti atau subjek penunjang penelitian.

2.Metodis

Adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya penyimpangan dalam mencari kebenaran. Konsekuensinya, harus ada cara tertentu untuk menjamin kepastian kebenaran. Metodis berasal dari bahasa Yunani “Metodos” yang berarti: cara, jalan. Secara umum metodis berarti metode tertentu yang digunakan dan umumnya merujuk pada metode ilmiah.

3.Sistematis.

Dalam perjalanannya mencoba mengetahui dan menjelaskan suatu objek, ilmu harus terurai dan terumuskan dalam hubungan yang teratur dan logis sehingga membentuk suatu sistem yang berarti secara utuh, menyeluruh, terpadu , dan mampu menjelaskan rangkaian sebab akibat menyangkut objeknya. Pengetahuan yang tersusun secara sistematis dalam rangkaian sebab akibat merupakan syarat ilmu yang ketiga.

4.Universal.

Kebenaran yang hendak dicapai adalah kebenaran universal yang bersifat umum (tidak bersifat tertentu). Contoh: semua segitiga bersudut 180º. Karenanya universal merupakan syarat ilmu yang keempat. Belakangan ilmu-ilmu sosial menyadari kadar ke-umum-an (universal) yang dikandungnya berbeda dengan ilmu-ilmu alam mengingat objeknya adalah tindakan manusia. Karena itu untuk mencapai tingkat universalitas dalam ilmu-ilmu sosial, harus tersedia konteks dan tertentu pula.

5.Religius.

Segala upaya yang dilakukan dalam mencari ilmu digunakan dalam upaya mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Ilmu, yaitu Tuhan Yang Maha Esa

Ilmu Pengetahuan

Ilmu pengetahuan yang pertama adalah filsafat. Filsafat itu dapat dikatakan sebagai induk dari segala ilmu. Oleh orang Yunani, filsafat itu diberi nama: “philosophia” yang berarti cinta akan ilmu pengetahuan. Filsafat membicarakan hakikat hidup dan kehidupan di dunia. Yang dipersoalkannya misalnya, apakah asal mula hidup ini, apakah tujuan hidup ini, apakah ada hidup sebelum sekarang ini dan lain sebagainya. Ilmu yang pertama ini murni sifatnya. Timbulnya ilmu ini didorong oleh hasrat manusia untuk menyelidiki dan untuk mengetahui saja. Tidak terkandung dalam pikiran manusia untuk mempergunakan ilmu itu sebagai alat untuk memperbaiki kehidupan. Hasrat hanya untuk mencari pengetahuan semata-mata dengan tidak mengharapkan keuntungan dari pengetahuan itu. Filsafat sifatnya hanya sekedar merenungkan.

Dengan berkembangnya masyarakat, maka terasa dalam hidup itu perlu adanya alat-alat yang dapat menolong manusia. Dengan demikian timbullah hasrat untuk menyelidiki alam sekitar. Diusahakan agar hasil penyelidikan itu dapat dipergunakan untuk keperluan hidup. Sejak itu timbullah ilmu-ilmu baru sebagai cabang dari ilmu pengetahuan yang pertama tadi. Mula-mula cabang-cabang ilmu pengetahuan yang baru timbul itu masih berhubungan erat dengan induk ilmu tadi. Akan tetapi lambat laun ilmu baru itu melepaskan diri daripadanya. Timbullah tiga cabang ilmu pengetahuan baru yaitu: dari filsafat alam timbullah ilmu pengetahuan alam atau natural science, dari filsafat moral timbullah ilmu pengetahuan sosial atau social science dan ilmu pengetahuan kerohanian atau disebut juga humanitarian science.

Natural science timbul lebih dahulu dari kedua cabang ilmu yang disebut terakhir. Adapun sebabnya berhubungan erat dengan obyek ilmu ini sendiri. Obyek daripada ilmu ini adalah kenyataan yang dapat diketahui dengan pancaindera. Obyek kedua ilmu lainnya tidak mudah diketahui oleh panca indera. Natural science ini meliputi ilmu-ilmu sebagai berikut: ilmu alam, ilmu pasti, ilmu kimia, geologi, anatomi, fisiologi dan embriologi.
Kemudian daripada itu timbullah social science dan humanitarian science. Yang termasuk ke dalam social science adalah sosiologi, ekonomi, hukum, dan tata negara. Yang termasuk ke dalam humanitarian science adalah etika, sejarah, sastra, antropologi, dan epistemologi. Obyek dari kedua cabang ilmu ini lain dari obyek natural science. Obyek ilmu-ilmu ini adalah masalah-masalah yang berhubungan dengan manusia di dalam masyarakat.

Sekalipun telah dikatakan bahwa ilmu-ilmu sosial berobyekkan masyarakat, tidaklah berarti bahwa masing-masing ilmu sosial meninjau seluruhnya seluk-beluk masyarakat. Tiap-tiap ilmu sosial itu hanyalah meninjau dari sudut tertentu saja. Memang suatu ilmu tidak berusaha untuk mencakup seluruhnya segala masalah-masalah yang ada di dalam masyarakat. Ilmu ekonomi misalnya, adalah suatu ilmu sosial yang mempelajari masyarakat dari sudut tertentu yaitu dari sudut usahanya untuk mencapai kemakmuran.

Beberapa Bidang-bidang keilmuan

Ilmu alam

Fisika :  Akustik, Astrodinamika, Astrofisika, Astronomi, Biofisika, Fisik,a atom, molekul, dan optik Fisika bahan padat, Fisika komputasi, Dinamika, Dinamika fluida, Dinamika kendaraan, Fisika bahan, Fisika matematis, Fisika nuklir, Fisika partikel (atau fisika energi tinggi), Fisika plasma, Fisika polimer, Kriogenik, Mekanika, Optik.

Biologi :  Anatomi, Antropologi fisik, Astrobiologi, Biokimia Biofisika Bioinformatika, Biologi air tawar, Biologi sel, Biologi struktur, Biologi molekul, Biologi pertumbuhan, Biologi pertumbuhan evolusioner (“Evo-devo” atau evolusi pertumbuhan), Biologi laut, Botani, Ekologi, Entomologi, Epidemiologi Evolusi (Biologi evolusioner), Fikologi (Algologi), Filogeni, Fisiologi, Genetika (Genetika populasi, Genomika, Proteomika), Histologi

Ilmu kesehatan : Farmakologi, Hematologi, Imunoserologi, Kedokteran, Kedokteran gigi, Kedokteran hewan, Onkologi (ilmu kanker), Toksikologi,

Ilmu saraf  : Imunologi Kladistika Mikrobiologi Morfologi Ontogeni Patologi Sitologi Taksonomi Virologi Zoologi

Kimia :  Biokimia, Elektrokimia, Ilmu bahan, Kimia analitik, Kimia anorganik, Kimia fisik, Kimia komputasi, Kimia kuantum, Kimia organic, Spektroskopi, Stereokimia, Termokimia, Metode Penelitian Komunikasi.

Ilmu bumiGeodesi, Geografi, Geologi, Limnologi, Meteorologi, Oseanografi, Paleontologi, Seismologi

Ilmu Sosial

Antropologi : Arkeologi

Ekonomi : Akuntansi, Manajemen, Ekonomi Pembangunan,

Ilmu politik

Linguistik (Ilmu bahasa)

Psikologi : Analisis perilaku, Biopsikologi, Neuropsikologi, Psikofisika, Psikometri, Psikologi eksperimen, Psikologi forensic, Psikologi humanis, Psikologi industri dan organisasi, Psikologi kepribadian, Psikologi kesehatan, Psikologi klinis, Psikologi kognitif, Psikologi pendidikan, Psikologi pertumbuhan, Psikologi sensasi dan persepsi, Psikologi social,

Sosiologi

Kriminologi

Hukum Administrasi

Negara Adminitrasi Niaga

Admiministrasi Fiskal

Ilmu Komunikasi

Ilmu Terapan

Ilmu Komputer dan Informatika : Ilmu computer, Ilmu kognitif, Informatika, Cybernetics, Systemics,

Rekayasa : Ilmu biomedik, Ilmu pertania,n Rekayasa listrik, Rekayasa pertanian

 
Sumber:

http://id.shvoong.com/social-sciences/2163858-pembagian-ilmu-pengetahuan/#ixzz1psMfQ4ML

http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s